Fajar.CO.ID Fajar.CO.ID

 

FAJAR.CO.ID, GOWA โ€” Dugaan pungutan liar (Pungli) di lingkungan pemerintahan terungkap. Kali ini dilakukan oleh seorang pria berseragam Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Gowa.

Dari video yang diterima Fajar.co.id, pria yang berseragam Dishub Kabupaten Gowa itu meminta KIR, atau uang pembayaran bagi pengendara mobil niaga senilai Rp250 ribu.

Karena sang sopir keberatan dengan tarif itu, petugas tersebut pun melakukan penilangan dan menyita surat kendaraan milik sopir niaga tersebut.

Ada 9 dari 140 Preman dan Pelaku Pungli yang Diamankan Petugas Menjalani Penyidikan

Dalam video yang diterima, oknum petugas itu berinisial HA. Ke depan, lelaki HA pun akan menjalani pemeriksaan di kantornya atas dugaan ulah nakalnya itu.

โ€œYang bersangkutan merupakan anggota Satpol PP yang di BKO kan ke Dishub Gowa sesuai SK dari Satpol PP. Makanya kita akan berkoordinasi dengan Kasatpol PP Gowa terkait tindakan apa yang diberikan kepada oknum tersebut,โ€ kata Kepala Dishub Gowa, Firdaus, Rabu (20/10/2021).

Lebih lanjut, pihaknya tidak mematok tarif KIR bagi sopir niaga sebanyak itu. Bahkan, lokasi pemungutannya pun tidak sembarangan tempat.

โ€œLagian pembayaran KIR tidak semahal itu. Dan itu tidak diperbolehkan dilakukan di jalan,โ€ pungkasnya.

Irjen Argo: Kapolri Berikan Instruksi ke Jajaran Seluruh Indonesia Melakukan Operasi Premanisme

Dalam video itu juga, HA diduga memungut uang KIR tanpa pengawalan dari aparat kepolisian dari Satuan Lantas Polres Gowa. Ulah lekaki HA pun patut diduga adalah pungli.

Parahnya lagi, lanjut Firdaus, pihaknya sama sekali tidak pernah memerintahkan bawahannya untuk memungut KIR pada saat video itu direkam.

โ€œSebab kalau kami melakukan tindakan penegakan hukum di jalan maka harus ada dari pihak kepolisian,โ€ ujar Firdaus kepada wartawan.

Berikut percakapan oknum petugas berseragam Dishub Gowa dengan sang sopir yang merasa dirugikan.

โ€œBerapa kita bilang untuk pengurusan KIR?,โ€ tanya sopir ke petugas berseragam Dishub Gowa.

Oknum tersebut menjawab

โ€œRp250 ribu,โ€ singkat petugas itu.

Sopir kemudian merespons.

โ€œKenapa mahal sekali pak, kenapa bisa Rp250 ribu?โ€

Polres Lampung Timur Sosialisasi tentang Zona Integritas (ZI) Menuju WBK dan WBBM

Oknum petugas tersebut menjawab.

โ€œBerapa memang biasanya? atau saya tilang!,โ€ ancam petugas itu.

Ketahuan aksinya tersebut direkam oleh sang sopir, oknum petugas sempat marah dan berkata kenapa kau foto-foto bahkan sempat terjadi cekcok antar keduanya. (ishak/fajar)

Konten Asli

 

Komentar Anda