Bola.COM Bola.COM

 

Bola.com, Jakarta – Hanya dua hari setelah kepulangannya dari Thailand, Fachrudin Aryanto telah berlatih dengan Madura United. Selang tiga hari, Irfan Jaya juga bermain untuk PSS Sleman di BRI Liga 1 2021/2022. Keduanya adalah pemain Timnas Indonesia di babak Play-off Kualifikasi Piala Asia 2023. Apakah keduanya tidak menjalani karantina mandiri begitu tiba di Tanah Air?

Sebagian pemain Timnas Indonesia pulang ke Tanah Air pada 12 Oktober 2021 setelah mengalahkan Chinese Taipei dengan agregat 5-1 pada 7 dan 11 Oktober 2021 di Buriram, Thailand dan lolos ke putaran ketiga Kualifikasi Piala Asia 2023.

Polri Tangkap Pelaku Utama Kerusuhan di Yahukimo Papua

Sisa personel bersama pelatih Shin Tae-yong bergeser ke Tajikistan untuk bergabung dengan timnas U-23 dalam persiapan menuju Kualifikasi Piala Asia U-23 2022 pada akhir Oktober 2021.

Madura United mengumumkan Fachrudin Aryanto kembali ke klub pada 14 Oktober 2021, atau dua hari setelah kembali dari Thailand. Sementara PSS memainkan Irfan Jaya di BRI Liga 1 2021/2022 pada 15 Oktober 2021, atau tiga hari pasca-tiba di Tanah Air.

Sesuai dengan Surat Edaran dari Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 20 Tahun 2021 tentang Protokol Kesehatan Perjalanan Internasional pada Masa Pandemi COVID-19 yang ditetapkan pada 13 Oktober 2021, baik Warga Negara Indonesia (WNI) dan Warga Negara Asing (WNA) wajib menjalani karantina mandiri selama lima hari, berkurang tiga hari dari peraturan sebelumnya.

PON Papua: Wasit Wanita Cabor Muaythai Kena Pukulan Nyasar

Wajib karantina mandiri selama lima hari itu berlaku untuk WNI dan WNA yang baru tiba dari luar negeri. “Pada saat kedatangan, dilakukan tes ulang RT-PCR bagi pelaku perjalanan internasional dan diwajibkan menjalani karantina selama 5×24 jam,” tulis satu di antara isi surat edaran itu.

Namun, Satgas Penanganan COVID-19 memberikan pengecualian wajib karantina mandiri lima hari khusus untuk WNA yang memegang visa diplomatik dan visa dinas terkait dengan kunjungan resmi atau kenegaraan pejabat asing setingkat menteri ke atas dan WNA yang masuk ke Indonesia dengan skema Travel Corridor Arrangement sesuai prinsip resiprositas.

Dalam Keputusan Ketua Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 14 Tahun 2021 tentang Pintu Masuk, Tempat Karantina, dan Kewajiban RT-PCR bagi Warga Negara Indonesia Pelaku Perjalanan Internasional Ketua Satgas Penanganan COVID-19 per 13 Oktober 2021, tertulis bahwa “Warga Negara Indonesia pelaku perjalanan internasional wajib melakukan karantina dengan ketentuan sebagai berikut.”

Ricuh di Yahukimo Papua, 6 Orang Tewas

“Karantina dengan jangka waktu 5×24 jam dari negara asal dengan eskalasi kasus positifnya rendah dan karantina dengan jangka waktu 14×24 jam dri negara asal dengan eskalasi kasus positifnya tinggi,” tulis isi keputusan yang bertanda tangan Ketua Satgas Penanganan COVID-19, Ganip Warsito itu.

Klaim PSSI

Sekjen PSSI, Yunus Nusi.
Sekjen PSSI, Yunus Nusi. (PSSI).
Lantas, kenapa para pemain Timnas Indonesia diduga tidak menjalani wajib karantina lima hari sehingga dapat kembali ke klubnya lebih cepat? Sekjen PSSI, Yunus Nusi mengklaim bahwa Fachrudin Aryanto dkk tetap dikarantina setibanya dari Thailand.

PON XX Papua Resmi Dibuka Presiden Jokowi, PLN Sukses Hadirkan Listrik Tanpa Kedip

“Para pemain Timnas Indonesia mengikuti karantina mandiri,” kata Yunus Nusi kepada Bola.com, Sabtu (16/10/2021).

Namun, Yunus Nusi tidak bisa menjawab ketiKa ditanya terkait jumlah hari yang dijalani para pemain Timnas Indonesia ketika mengikuti karantina mandiri.

Yunus Nusi beralasan masih berada di Papua untuk menghadiri PON Papua 2020 dan meminta pertanyaan ini ditujukan kepada PT Liga Indonesia Baru (LIB).

“Saya sudah 20 hari di Papua, belum update. Pekan depan saya baru kembali ke Jakarta. Coba ditanyakan ke PT LIB,” imbuh pria asal Gorontalo itu.

Presiden Madura United Angkat Suara

Presiden Madura United, Achsanul Qosasi
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi. (Bola.com/Aditya Wany)
Presiden Madura United, Achsanul Qosasi angkat suara terkait dugaan pemainnya, Fachrudin Aryanto tidak menjalani wajib karantina mandiri setelah kembali dari Thailand.

Dukung Pelaksanaan PON, Kapolri Minta Vaksinasi di Papua Ditingkatkan

“Timnas Indonesia menggunakan pesawat carteran yang hanya berisi para pemain timnas. Mereka dites swab sebelum berangkat dari Thailand,” imbuh Achsanul kepada Bola.com, Sabtu (16/10/2021).

“Mereka juga tidak bercampur dengan penumpang umum lainnya. Itu alasan yang saya dengar dari tim,” jelas pria yang juga menjabat sebagai anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) tersebut.

Menyoal kenapa Fachrudin Aryanto tidak dikarantina wajib selama lima hari atau mendapatkan pengecualian karena kembali dari membela negara, Achsanul mengaku tidak tahu. “Saya tidak tahu,” imbuhnya.

Menunggu Konfirmasi dari Satgas Penanganan COVID-19

Wiku Adisasmito
Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito saat konferensi pers
perkembangan COVID-19 di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis, 1 April 2021. (Biro Pers Sekretariat Presiden/Lukas)

Amankan PON XX Papua, Kapolri: Antisipasi Gangguan Kamtibmas Hingga Penguatan Prokes

Dalam keterangannya di sejumlah media, Akhmad Hadian Lukita selaku Direktur Utama PT LIB menjelaskan bahwa para pemain Timnas Indonesia yang bermain di BRI Liga 1 telah menjalani karantina mandiri di klub.

Pasalnya, BRI Liga 1 digelar dengan format gelembung atau bubble yang memaksa para pemain berdiam diri di hotel jika tidak bertanding.

Bola.com mencoba mengonfirmasi kepada Juru Bicara Satgas Penanganan COVID-19, Wiku Adisasmito terkait kemungkinan adanya dispensasi wajib karantina mandiri selama lima hari bagi skuad Timnas Indonesia, namun belum mendapatkan respons.

Mirip dengan Kasus Rachel Vennya

Rachel Vennya. (Foto: Instagram @rachelvennya)
Rachel Vennya. (Foto: Instagram @rachelvennya)
Dugaan tidak patuhnya Timnas Indonesia dalam menjalani wajib karantina lima hari mirip dengan kasus selebgram, Rachel Vennya.

Satu Medali Emas di Sumbangkan Personil Polda Lampung Pada PON XX Papua

Rachel Vennya dikabarkan kabur dari masa karantina mandiri di RSDC Wisma Atlet Pademangan, Jakarta Utara beberapa waktu lalu.

Wanita berusia 26 tahun itu seharusnya menjalani karantina selama delapan hari, sesuai dengan peraturan yang berlaku sebelum Surat Edaran dari Satgas Penanganan COVID-19 Nomor 20 Tahun 2021 diterbitkan pada 13 Oktober 2021.

Kala itu, Rachel Vennya baru kembali dari Amerika Serikat. Ibu dua anak yang ngetop di Instagram ini disebut melarikan diri dari RSDC Wisma Atlet Pademangan dengan bantuan anggota TNI berinisial FS.

“FS yang telah mengatur agar selebgram Rachel Vennya dapat menghindari prosedur pelaksanaan karantina yang harus dilalui setelah melakukan perjalanan dari luar negeri,” kata Kapendam Jaya, Kolonel Arh Herwin B.S dinukil dari Liputan6.com, Kamis (14/10/2021).

Madura United Umumkan Kembalinya Fachrudin Aryanto pada 14 Oktober 2021

View this post on Instagram

A post shared by Madura United FC (@maduraunited.fc)

Irfan Jaya Bermain untuk PSS Sleman pada 15 Oktober 2021

View this post on Instagram

A post shared by PSS (@pssleman)

Konten Asli

 

Komentar Anda