Kompas Kompas

JAKARTA – Indro Warkop ungkap alasan zaman dulu film-film Warkop DKI akrab disebut sebagai film Dono.

Bukan hanya jadi teka-teki diantara penggemarnya, hal itu bahkan sempat jadi tanda tanya diantara Warkop DKI.

“Iya itu sampai kita selidiki,” kata Indro dikutip dari YouTube Vindes.

Indro kemudian menceritakan bagaimana dulu dia dan Kasino sering juga disebut dengan nama Dono.

“Kalau sekarang orang enggak ada yang ngomong gue (itu) Dono- Dono,” ujar Indro.

“Dulu zaman kita bertiga, manggil Kasino- Dono, manggil gue- Dono,” lanjutnya.

Karena hal itu, mereka sampai menyelidiki dan mendatangi psikolog untuk mencari tahu penyebab orang-orang memanggil mereka Dono.

“Sampai kita selidiki, sampai kita ngomong sama psikolog. (Ternyata) enggak ada masalah, justru itu salah satu kekayaan Warkop,” ujar Indro.

Hasilnya menunjukkan, pengucapan nama Dono dinilai lebih mudah untuk semua orang.

“Secara gampangnya lah, secara psikologis, Dono paling gampang disebut, Do-No. Indro ada konsonan tiga di tengah, Kasino tiga suku kata,” kata Indro.

“Orang Jepang susah bilang itu, Indro, enggak bisa. Paling gampang orang Jepang, orang bulan kek, Dono bisa,” ucapnya yang membuat Vincent dan Desta tertawa.

Penyebutan nama Dono yang mudah itu yang kemudian menjadi jawaban atas pertanyaan mereka kenapa film-film Warkop DKI disebut sebagai film Dono.

“Berarti sedemikian lekatnya, tapi orang lain punya cara tersendiri untuk mengingat grup ini,” tutur Indro.

“Makanya (disebut) film Dono, film Dono. Toh film itu bukan cuma Dono, ya itulah kekayaan kami,” sambungnya.

Komentar Anda