INews.ID INews.ID

 

MORADABAD, iNews.idย – Seorang pria India tewas usai duburnya dipompa dengan kompresor di bagian duburnya. Candaan temannya ini membawa maut, korban meninggal setelah menjalani perawatan di rumah sakit.

Peristiwa ini terjadi di Pakbada, distrik Moradabad, pada hari Rabu (13/10/2021) dan korban meninggal selama perawatan di rumah sakit pada Kamis (14/10/2021) malam.

Kronologi Pembunuhan Pria di Hotel Medan, Korban Dihabisi saat Tidur Usai Berhubungan Sesama Jenis

Hingga berita ini diturunkan belum diketahui apakah teman yang ditangkap polisi itu melakukan lelucon atau berniat membunuh korban.

Menurut polisi, Mohammed Aslam, 23, dan temannya Farhan, hendak saling membersihkan pakaian dengan menggunakan kompresor udara setelah menyelesaikan shiftkerja mereka di sebuah perusahaan ekspor di desa Dhanupura.

Pada Rabu malam, keduanya bersih-bersih sebelum pulang, ketika Farhan memompa udara ke dalam dubur Aslam.

Setelah Aslam mulai merasa tidak enak badan, Farhan membawanya pulang. Namun, beberapa saat kemudian, kondisi Aslam memburuk dan keluarganya membawanya ke rumah sakit. Dia meninggal karena luka dalam pada Kamis malam.

Sadis! Korban Pembunuhan di Hotel Hawaii Ditemukan dengan Kondisi Mengenaskan

Seorang anggota keluarga, Rizwan, mengatakan: “Ketika Farhan menjatuhkan Aslam di rumah, dia tidak sehat dan perutnya kembung secara tidak normal. Farhan mengatakan kepada saya bahwa dia memainkan lelucon dan mengisi udara di rektumnya. Aslam meninggal selama perawatan.

Kami telah meminta polisi untuk memeriksa rekaman CCTV dan bertindak terhadap Farhan. Kami ingin mengetahui kebenarannya.โ€

Inspektur Polisi setempat, Amit Anand, seperti dikutip IANS, mengatakan: โ€œPria itu meninggal secara misterius dan keluarganya menuduh teman korban memompa udara ke dalam duburnya yang menyebabkan kematiannya. Kami sudah menahan teman korban untuk dimintai keterangan. FIR [Laporan Informasi Pertama] akan didaftarkan berdasarkan keluhan keluarga (korban).”

Aslam telah menikah enam bulan lalu. Dia meninggalkan ibu, istri, dan dua saudara perempuannya yang belum menikah. Jenazah korban akan menjalani post mortem.

Konten Asli

 

Komentar Anda