Papua: Wasit wanita cabang olahraga (cabor) muaythai kelas -60 kg putra PON Papua terkena pukulan nyasar dari salah seorang petarung. Itu terjadi saat fase final antara Papua kontra Aceh di GOR Sekolah Tinggi Teologi Gereja Injili Di Indonesia (STT GIDI), Minggu 3 Oktober.

Pertandingan final berlangsung sengit sejak babak pertama. Lambert Yareisetaouw yang mendapat dukungan penuh para suporter langsung mendapat perlawanan berarti sejak babak pertama dari petarung Aceh, Khairul Umam.

Memasuki ronde kedua, tensi permainan semakin tinggi. Baik Lambert maupun Khairul Umam tampak kian agresif menyerang satu sama lain hingga pada suatu momen wasit terpaksa memisahkan keduanya.

Namun nahas, wasit wanita yang mencoba melerai justru tidak sengaja terkena pukulan dari Khairul Umam. Beruntung, tidak ada cedera berarti yang dialaminya dan laga pun dilanjutkan kembali. 

Pada pertengahan ronde kedua, Khairul Umam tampak mulai goyang. Kondisi itu dimanfaatkan Lambert dengan terus menyerangnya. Sorakan penonton menambah semangat putra Papua tersebut untuk mengalahkan Khairul.

Memasuki ronde ketiga, laga tetap berjalan sengit. Khairul Umam yang memiliki tungkai panjang memanfaatkannya dengan baik. Beberapa kali push kick-nya sempat masuk. Tidak hanya itu, serangan jab atlet Aceh itu juga beberapa kali mengenai kepala Lambert.

Lambert yang memiliki postur badan tegap dan pukulan kuat juga menyerang dengan sengit. Serangan dari Lambert membuat Khairul beberapa kali terpojok ke sudut ring. Saat pengumuman pemenang, wasit menetapkan atlet tuan rumah sebagai pemenang dan berhak meraih medali emas. (ANT)

(KAH)

Komentar Anda