OkeZone.COM OkeZone.COM

 

WEDA – Puluhan massa dari keluarga korban penyekapan dan pemerkosaan melakukan aksi unjuk rasa di depan Polres Halmahera Tengah, Minggu (17/10/2021). Masa menuntut para pelaku dihukum mati.

Aksi ini dilakukan atas perbuatan pemerkosaan yang dilakukan oleh enam pemuda di Desa Lelilef, Kecamatan Weda Tengah, Halmahera dengan korban (NU) 18 tahun di salah satu kamar kos.

Viral Gadis Disekap dan Diperkosa sampai Meninggal Dunia di Halmahera Tengah

Saat ini empat dari enam pelaku sudah ditangkap pihak kepolisian Polres Halmahera Tengah, salah satunya kekasih Korban.

Para pelaku diketahui berinisial DN (22) asal Halbar, DK (22) asal Tidore Kepulauan dan OG (21) berasal dari Obi, Halmahera Selatan, HN (22) asal Halmahera Barat. Sementara dua pelaku lainnya masih buron.

“Tuntutan kita bahwa ada hukuman maksimal oleh Polres Halmahera Tengah kepada para tersangka, yaitu hukuman mati,” tegas Sunarwan Mohtar, salah seorang keluarga korban.

“Kami meminta kepada Polres Hamahera Tengah, bahwa proses ini tidak akan selesai sampai di sini, kami akan mengawal sampai vonis,” imbuhnya.

Mbak Nunik: Hari Mingguku diserbu PINJOL..kenal juga engga…

Sementara itu, Kapolres Halmahera Tengah AKBP Nico A. Setiawan menjamin akan memberikan hukuman seberat-beratnya kepada para pelaku pemerkosa.

“Pada prinsipnya komitmen saya, bahwa proses ini kami serius kami jalankan. Kami sudah berencana melakukan gelar perkara untul penembahan pasal, dari yang sebelumnya pasal pemerkosaan sekarang korban meninggal dunia, pasalnya untuk mendukung hukuman yang seberat-beratnya pada para pelaku,” tegas Nicko.

Konten Asli

 

Komentar Anda