Liputan6.COM Liputan6.COM

 

Liputan6.com, Jakarta Polisi membantah kondisi MFA (20), mahasiswa yang dibanting Brigadir NP saat unjuk rasa di Pemkab Tangerang, memburuk. Tapi dia membenarkan, MFA berada di rumah sakit.

“Ingatkan dan sampaikan, jangan terpancing berita hoax. Kita bawa yang bersangkutan untuk medical┬ácheck up,” tutur Kapolresta Tangerang Kombes Wahyu Sri Bintoro, Jumat (15/10/2021).

Mahasiswa Korban Kekerasan Polisi di Tangerang Mengeluh Sakit di Bagian Kepala

Menurut dia, sehari setelah kejadian tersebut, mahasiswa MFA masih pergi ke kampusnya di Serang Banten untuk kuliah.

“Siang kuliah dan ujian di UIN Serang, kok (diberitakan) kondisinya memburuk,” kata Wahyu soal mahasiswa yang dibanting polisi itu.

Viral, Polisi Banting Mahasiswa hingga Terkapar Saat Demo di Pemkab Tangerang

Istirahat di RS

Keadaan MFA yang terbaring di kasur rumah sakit, hanya untuk istirahat. Untuk kemudian hari ini dijadwalkan medical check up secara menyeluruh.

“Kita sengaja, Bupati dan saya membawa yang bersangkutan untuk medical cek up dan harus istirahat di RS Ciputra. Itu inisiatif kita, untuk berikan pelayanan kesehatan yajg terbaik utk Fariz,” kata Wahyu.

Konten Asli

 

Komentar Anda