Tribunnews.COM Tribunnews.COM

 

TRIBUNNEWS.COMΒ – Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mencatat gempa berkekuatan magnitudo 4,8 skala richter (SR) mengguncang Yogyakarta hingga Trenggalek, Jawa Timur.

Mengutip akun Twitter resmi @InfoBMKG, gempa bumi terjadi pada hari ini, Rabu (10/3/2021).

Viral Pemuda ODGJ Dipasung di Kandang Bambu Tanpa Pintu, Momen Pelepasan Bikin Haru

Tepatnya pada pukul 12.00.47 WIB.

Gempa 13 Oktober 2021 Pacitan
Pusat gempa berada di 78 km barat daya Pacitan-Jawa Timur dengan kedalaman 55 km.
Gempa ini dirasakan hingga (MMI) II Gunung Kidul, II Bantul, II Yogyakarta, III Pacitan, III Trenggalek, III Wonogiri.

Warga diharap untuk tetap hati-hati terhadap gempa bumi susulan yang mungkin terjadi.

Skala MMI

Berdasarkan skala MMI yang dikutip dari laman BMKG, berikut info MMI yang dapat dipelajari.

4 Pengakuan Ayah Terduga Pemerkosa 3 Anak di Luwu Timur, Nomor 3 Paling Aneh

I MMI

Getaran gempa tidak dapat dirasakan kecuali dalam keadaan luarbiasa oleh beberapa orang.

II MMI

Getaran atau goncangan gempa dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung seperti lampu gantung bergoyang.

III MMI

Getaran gempa dirasakan nyata dalam rumah.

Getaran terasa seakan-akan ada naik di dalam truk yang berjalan.

IV MMI

Pada saat siang hari dapat dirasakan oleh orang banyak di dalam rumah, di luar rumah oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu bergoyang hingga berderik dan dinding berbunyi.

Baim Wong Akhirnya Minta Maaf ke Kakek Suhud: Seharusnya Saya Bisa Lebih Sopan

V MMI

Getaran gempa bumi dapat dirasakan oleh hampir semua orang, orang-orang berlarian, gerabah pecah, barang-barang terpelanting, tiang-tiang dan benda besar tampak bergoyang, bandul lonceng dapat berhenti.

VI MMI

Getaran gempa bumi dirasakan oleh semua orang.

Kebanyakan orang terkejut dan lari keluar, plester dinding jatuh dan cerobong asap di pabrik rusak, kerusakan ringan.

VII MMI

Semua orang di rumah keluar.

Kerusakan ringan pada rumah dengan bangunan dan kontruksi yang baik.

Sedangkan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik terjadi retakan bahkan hancur, cerobong asap pecah.

Dan getaran dapat dirasakan oleh orang yang sedang naik kendaraan.

VIII MMI

Kerusakan ringan pada bangunan dengan konstruksi kuat.

Keretakan pada bangunan dengan konstruksi kurang baik, dinding terlepas dari rangka rumah, cerobong asap pabrik dan monumen roboh, air berubah keruh.

Bareskrim Temukan Peradangan di Kemaluan 3 Anak Diduga Diperkosa Ayah di Lutim

IX MMI

Kerusakan pada bangunan dengan konstruksi kuat, rangka rumah menjadi tidak lurus, banyak terjadi keretakan.

Rumah tampak bergeser dari pondasi awal. Pipi-pipa dalam rumah putus.

X MMI

Bangunan dari kayu yang kuat rusak, rangka rumah lepas dari pondamennya, tanah terbelah rel melengkung, tanah longsor di tiap-tiap sungai dan di tanah-tanah yang curam.

XI MMI

Bangunan-bangunan yang sedikit yang masih berdiri.

Jembatan rusak, terjadi lembah.

Pipa dalam tanah tidak dapat terpakai sama sekali, tanah terbelah, rel sangat melengkung.

XII MMI

Hancur total, gelombang tampak pada permukaan tanah.

Pemandangan berubah gelap, benda-benda terlempar ke udara.

>Artikel Lainnya Terkait Gempa Bumi

(Tribunnews.com/Widya)

Konten Asli

Komentar Anda