TRIBUNNEWS.COM TRIBUNNEWS.COM

 

TRIBUNNEWS.COM – Kasus rudapaksa anak di bawah umur terjadi di Kabupaten Empat Lawang, Sumatera Selatan (Sumsel).

Diketahui yang menjadi pelakunya adalah pemuda 20 tahun berinisial IK.

Sedangkan korbannya seorang gadis berinisial L (15).

Diketahui keduanya baru beberapa jam saling kenal.

IK dan L awalnya bertemu di sebuah pesta pernikahan.

Baca:

Sadis! Korban Pembunuhan di Hotel Hawaii Ditemukan dengan Kondisi Mengenaskan

Kini, IK sudah diamankan Sat Reskrim Polres Empat Lawang untuk dimintai pertanggungjawabannya.

Warga Tebing Tinggi Kabupaten Empat Lawang itu diringkus pada Kamis (07/10/2021) malam.

Kapolres Empat Lawang, AKBP Patria Yuda Rahadian, S.I.K., M.I.K. melalui Kasat Reskrim, AKP Wanda Dhira Bernard, S.I.K membenarkan kejadian ini.

Ia mengungkapkan kasus bermula saat korban dan tersangka bertemu.

Pertemuan IK dan L terjadi di sebuah acara pemuda pada acara pernikahan di Desa Terusan Baru, Kecamatan Tebing Tinggi, Rabu (15/09/2021).

“Korban dan tersangka bertemu di sebuah acara balon (salah satu bagian dari acara pernikahan di Empat Lawang, red) keduanya baru berkenalan disana,” Katanya, Jumat (08/10/2021).

Baca:

LBH Banda Aceh Ungkap 3 Kejanggalan Vonis Bebas Terdakwa Pemerkosaan Anak

Setelah berkenalan dan mengobrol sepulangnya dari acara balon IK mengajak L menginap di rumahnya.

“Saat tiba di rumah, tersangka mengajak korban melakukan hubungan layaknya suami istri, akan tetapi korban menolak,” Jelasnya.

Mendapati L menolak IK mengancam korban, ‘kalu kaban nendak, ku bunoh maini’ (kalau kamu tidak kamu, aku bunuh sekarang)

“Mendapat ancaman dari tersangka korban terdiam, setelah itu terjadilah tindak pidana persetubuhan terhadap anak oleh tersangka,” Ungkap Wanda Dhira.

Baca:

Cara Mudah Menghilangkan Credit Link Pada Footer Template Blogger Yang Di Protect

Mendapati hal tersebut setelah diceritakan oleh L orang tuanya yang kemudian melaporkak kejahatan tersebut ke Polres Empat Lawang.

“Tersangka lakukan tindak pidana persetubuhan terhadap anak sebagaimana dimaksud dalam pasal 81 UU RI No.17 Tahun 2016 tentang Perlindungan anak” Tutupnya.

Konten Asli

 

Komentar Anda