iNews.id – Perang antara kawanan monyet dan anjing terjadi di Desa Lavool, Negara Bagian Maharashtra India dalam beberapa hari terakhir. Sejauh ini diperkirakan 250 ekor anjing mati.

Monyet-monyet tersebut membunuh anjing dengan cara dipancing ke atap bangunan tinggi lalu dilempar ke bawah.

Menurut penduduk setempat, perkelahian ini pecah setelah sekawanan anjing memangsa bayi monyet hingga mati. Sejak itu kawanan monyet menumpahkan kemarahan dengan memburu anjign satu demi satu. Setelah pembantaian massal ini, tak ada seekor anjing pun yang tersisa di Lavool.

Beberapa rekaman video yang diunggah ke media sosial membuktikan kejadian tersebut. Sebuah tayangan menunjukkan seekor monyet menculik anak anjing lalu membawanya ke tepi bangunan tinggi dan melemparnya. Di saat bersamaan kawanan anjing mengejar monyet tersebut.

Perkelahian kedua hewan itu juga melebar ke manusia. Penduduk setempat ikut melawan monyet-monyet liar untuk melindungi hewan peliharaan mereka. Sebagai pembalasan, kawanan monyet juga menyerang anak-anak kecil.

Laporan News18 mengungkap, seorang bocah 8 tahun nyaris diculik kawanan monyet dengan cara diseret. Beruntung warga sekitar mengetahui kejadian itu lalu mengusir monyet dengan melempar batu. Selain itu, seorang pemilik anjing jatuh dari gedung saat berusaha menyelamatkan anjing mereka.

Seorang penduduk mengatakan teror monyet semakin merajalela sehingga perempuan dan anak-anak takut naik ke atap rumah karena sudah diambil alih monyet.

Kawanan monyet di India semakin agresif dalam beberapa tahun terakhir, apalagi sejak penerapan lockdown pandemi Covid-19 yang berdampak pada persediaan makanan. Pada 2020, polisi membentuk tim khusus bersenjata ketapel. Mereka membentuk formasi cincin untuk melindungi Presiden Amerika Serikat Donald Trump yang saat itu berkunjung ke Taj Mahal. Mausoleum dari abad ke-17 itu merupakan rumah bagi sekitar 600 ekor kera rhesus yang terkenal suka meneror turis.

Monyet akan mengambil makanan apa pun yang mereka lihat dan tak segan-segan mencakar dan menggigit pengunjung yang melindunginya.

 

Sumber: inews

Komentar Anda